kejari cilacap
Live
wb_sunny

Breaking News

Barang Bukti Dari 19 Perkara Di Musnahkan Kejari Cilacap

Barang Bukti Dari 19 Perkara Di Musnahkan Kejari Cilacap

Kejari Cilacap Musnahkan Ribuan BB Psikotropika, Narkotika, Uang Palsu, dan Sampel Beberapa Jamu Bermasalah

Cilacap - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap melakukan pemusnahan barang bukti (BB) tindak pidana umum yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Pemusnahan berlangsung di halaman kantor Kejari Cilacap, Jumat (20/7) pagi.

Pemusnahan BB ini dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cilacap Berdiaman Simalango bersama jajarannya, diantaranya Kasi Pidum M Rosyidin, Kasi Intel Arief Abdillah, dan Kasi Pidsus Bobbi Haryanto.

Pemusnahan BB juga dihadiri perwakilan dari BNNK Cilacap, Polres Cilacap, PN Cilacap, Rupbasan, Granat, serta pegiat anti narkoba dan psikotropika.

             Buka Juga : Galeri Situasi Pemusnahan Barang Bukti

Dalam sambutannya, Berdiaman mengatakan BB yang dimusnahkan ini masing-masing ratusan BB psikotropika, narkotika, miras, uang palsu, dan sampel beberapa produk jamu yang berkaitan dengan UU Kesehatan.

"Khusus untuk jamu, BB-nya itu banyak. Karena keterbatasan tempat, keseluruhan BB kita musnahkan di Rupbasan," ucapnya.

Kajari menambahkan, perkara yang ditangani kejaksaan cukup banyak, tetapi khusus psikotropika, narkotika, dan uang palsu di Cilacap mencapai 35-40 persen.

"Ini adalah tantangan kita bersama terutama kepada BNNK, Kepolisian, jaksa, hakim, juga Granat dalam memberantas dan mencegah peredaran narkoba, salah satunya dengan memusnahkannya. Dengan begitu peredaran narkoba bisa dihentikan," tandas dia.

Menurut Kajari, pemusnahan BB ini merupakan kebiasaan kejaksaan setiap menjelang Hari Bakti Adhyaksa atau HUT Kejaksaan.

"Walaupun sebenarnya pemusnahan ini sebaiknya setelah perkaranya putus (inkracht), sehingga tuntas baik itu eksekusi perkaranya, orangnya maupun BB yang ada," tegas Kajari.

Terkait banyaknya kasus psikotropika dan narkotika di Cilacap hingga 40 persen bisa dibilang sebuah fenomena gunung es, Berdiaman mengungkapkan belum bisa memprediksi seperti itu.

"Yang jelas, ini adalah salah satu keberhasilan pihak Kepolisian dan BNN dalam mengungkap kasus-kasus yang berkaitan dengan psikotropika dan narkotika di Kabupaten Cilacap.

Terpisah, Kasi Pidum Kejari Cilacap M Rosyidin menjelaskan, pemusnahan BB ini berdasarkan perintah Kajari Cilacap No Print 68/O.3.17/Euh.3/6/2018 tertanggal 7 Juni 2018.

Adapun BB psikotropika terdiri dari Tramadol (653 butir), Zenith (100 butir), Merlopam (130 butir), Alperzolan (70 butir), Valdimex Diazepan (18 butir), Clonazipam (20 butir), dan pil kuning (542 butir).

Untuk narkotika rinciannya 0,220 gram ganja, 63 gram sabu-sabu, 29 gram tembakau Gorilla, 137 botol minuman keras dari berbagai merek.

"Dan, uang palsu terdiri dari 473 lembar pecahan Rp 100.000, 236 lembar pecahan Rp 50.000, dan 8 lembar pecahan Rp 20.000," ujarnya.

Selain itu, katanya, dimusnahkan juga berbagai macam sampel produk jamu. (*)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar