kejari cilacap
Live
wb_sunny

Breaking News

Barang Bukti 44 Kasus Kejahatan Di Musnahkan Kejari Cilacap

Barang Bukti 44 Kasus Kejahatan Di Musnahkan Kejari Cilacap

C
foto:dokpri
ILACAP - Petugas gabungan terdiri Kejaksaan Negeri Cilacap, Polres Cilacap, BNNK Cilacap,  Lapas, Dinkes Cilacap dan Pemkab Cilacap dan beberapa eprwakilan instansi lain untuk  me­mus­nahkan barang bukti (BB) berbagai kejahatan dihalaman kantor Kejari Cilacap, Kamis, (23/7/2020).

Barang bukti yang dimusnahkan mulai dari Alprazolam 24 butir,  tramadol 170 butir, Zioras 2 butir, pilkuning 2756 butir, pil putih 96 butir, merlopam 30 butir, thrihexpenidyl 232 butir, Rokloma 34 butir, Dumolid 6 butir,  Seledryl 55592 butir, ribuan butir jamu, Shabu shabu 447,5 gram, Tembakau 127,6 gram, dan Jamur tahi sapi 8,8 gram yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari ) Cilacap  menjelaskan barang bukti yang dimusnahkan itu dari 44 perkara kejahatan. Diantaranya, pencurian pemberatan, narkotika, pelanggaran Undang-undang Kesehatan, dan lainnya. Obat-obatan dimusnahkan dengan cara dibkar, ganja dibakar dan hape dihancurkan dengan palu kemudian dibakar.

“Semua BB (barang bukti) yang kami musnahkan itu kurun waktu kasus dari Januari sampai Juli 2020 yakni tujuh bulanan. Semuanya telah mendapatkan keputusan tetap dari Pengadilan Negeri Cilacap,” ujarnya.

Pemusnahan barang-barang bukti kejahatan itu, kata Kajari, satu bentuk nyata penegak hukum memerangi kejahatan. “Untuk itu mari kita untuk bersama-sama memerangi yang namanya kejahatan, terlebih soal narkoba yang kebanyakan dilakukan oleh usia produktif, ini yang harus kita lakukan pencegahan.” paparnya.

Kajari Cilacap berterima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dalam pemusnahan semua barang bukti kejahatan tersebut.

Semuanya sepakat bahwa semua tidak kejahatan harus benar diperangi, terutama musuh bersama perusak generasi muda dan bangsa yaitu narkoba. “Makanya kita musnahkan dengan cara dibakar, “ pungkasnya.(*)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar